Kenali 7 Jenis Regulator Gas agar Tidak Salah Beli

Banyak orang sering mengabaikan alat kecil yang terpasang di tabung LPG di rumah. Padahal memilih regulator gas yang tepat sangat berpengaruh pada keamanan dan kenyamanan saat memasak. Setiap jenis regulator punya fungsi dan tingkat tekanan yang berbeda sehingga tidak bisa dipakai secara sembarangan. 

Mengenali jenis-jenis regulator bisa membantu Anda menyesuaikan dengan kebutuhan, mencegah risiko kebocoran, serta menghindari kesalahan saat membeli yang pastinya akan merugikan. Yuk, cari tahu apa saja jenis-jenisnya di sini! 

7 Jenis Regulator Gas 

Setidaknya ada 7 jenis regulator yang perlu Anda ketahui sebelum membeli, berikut di antaranya:

1. Regulator Low Pressure

Regulator low pressure atau tekanan rendah adalah tipe yang paling sering digunakan di rumah untuk aktivitas memasak, terutama pada kompor dengan tabung gas 3 kg sampai 5 kg. Fungsinya mengatur aliran gas dari tabung menuju kompor. Desainnya sederhana, terdiri dari kepala regulator, meteran gas, knob pengatur, dan sambungan selang.

2. Regulator High Pressure

Regulator high pressure atau tekanan tinggi juga dipakai untuk kebutuhan rumah tangga, biasanya kompor dengan tabung gas berukuran 12 kg. Selain itu, regulator ini juga dipakai di restoran atau pabrik yang memakai tabung 50 kg. Ukurannya lebih besar dari regulator low pressure dan dilengkapi kepala putar untuk mengatur jumlah gas yang dikeluarkan. Fungsinya mengalirkan dan mengontrol tekanan gas ke kompor.

3. Regulator Kompor Portable

Jenis regulator gas selanjutnya yaitu regulator yang biasanya khusus dipakai pada kompor portable. Tabung gas portable punya ukuran kepala yang jauh lebih kecil daripada tabung 3 kg dan 12 kg. Jadi, regulatornya pun lebih kecil dengan knop pengunci untuk meningkatkan keamanan. Tidak ada gas meter karena bisa memakan lebih banyak ruang pada desainnya. 

4. Regulator Pemindah Gas

Regulator pemindah gas berfungsi memindahkan isi gas dari satu tabung ke tabung lain. Biasanya dari tabung besar ke tabung kecil seperti kompor gas portable atau dari 12 kg ke ukuran lebih kecil. Modelnya terdiri dari dua regulator, satu untuk mengalirkan gas keluar dan satu untuk memasukkannya.

5. Regulator Putar

Cara kerja regulator putar sebenarnya sama seperti regulator low pressure. Perbedaannya terletak pada pemutar di bagian atas untuk memastikan pemasangan lebih rapat dan mencegah kebocoran. Fungsinya tetap mengalirkan gas ke kompor, namun kepala putarnya tidak digunakan untuk mengatur besaran aliran gas.

6. Regulator Otomatis

Regulator otomatis memungkinkan aliran gas menyala dan berhenti sendiri mengikuti penggunaan kompor. Jadi, Anda tidak perlu membuka atau menutupnya secara manual. Regulator ini punya sistem pengaman ganda, sehingga mampu meningkatkan keamanan, terutama ketika lupa mematikan gas. Modelnya sangat sederhana tanpa kepala putar.

7. Regulator Cabang Dua

Regulator cabang dua berbentuk huruf Y dan sering dipakai pedagang seperti warung pecel atau nasi goreng. Satu tabung gas dapat mengalir ke dua kompor sekaligus. Cabang berkatu​p menuju kompor, sedangkan cabang tanpa katup terhubung ke tabung sebagai sumber gas.

Pilihan Regulator Terbaik untuk Berbagai Kebutuhan

Mengenali jenis-jenis regulator gas bisa membantu Anda menyesuaikan pilihan dengan kebutuhan, mengurangi risiko kebocoran, dan memastikan keamanan saat memasak. Quantum punya banyak pilihan regulator berkualitas yang bisa meningkatkan keamanan sekaligus kenyamanan saat memasak. Salah satu rekomendasi tipe yang bisa Anda pertimbangkan yaitu Regulator Quantum QRL – 14.

Regulator ini termasuk jenis low pressure yang punya fitur safety ball dan single lock untuk meningkatkan keamanan. Ada juga tipe QRH – 08 dengan harga yang lebih terjangkau. Semuanya bisa Anda beli secara langsung di marketplace kesayangan. Informasi lain seputar produk dari Quantum juga bisa Anda lihat di website resminya.

 

 

Post Comment